Fikih Shalat Bagi Musafir dan Adab di Masjidil Haram

Kategori : Kajian, Ditulis pada : 18 Januari 2026, 10:03:55

Seorang musafir diberikan keringanan (rukhsah) oleh syariat untuk menjamak shalat. Namun, keberadaan seseorang di dalam masjid saat shalat berjamaah sedang ditegakkan menuntut adab tersendiri. Jika seseorang sudah menjamak shalatnya di awal waktu, lalu ia berada di masjid saat jamaah sedang melaksanakan shalat kedua, ia tetap dianjurkan untuk ikut bergabung dalam barisan shalat.

Sikap tidak ikut shalat berjamaah saat berada di dalam masjid dapat menimbulkan fitnah atau pandangan negatif. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam pernah melihat dua orang sahabat yang tidak ikut shalat berjamaah di masjid. Beliau kemudian memanggil mereka dan bertanya mengapa mereka tidak ikut shalat. Kedua sahabat tersebut menjawab bahwa mereka telah shalat di perjalanan. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam kemudian bersabda:

إِذَا صَلَّيْتُمَا فِي رِحَالِكُمَا ثُمَّ أَتَيْتُمَا مَسْجِدَ جَمَاعَةٍ فَصَلِّيَا مَعَهُمْ فَإِنَّهَا لَكُمَا نَافِلَةٌ

"Apabila kalian berdua telah shalat di tempat tinggal kalian, kemudian kalian mendatangi masjid yang sedang ditegakkan shalat berjamaah, maka shalatlah bersama mereka, karena shalat itu bernilai sunnah bagi kalian." (HR. Tirmidzi)

Berdasarkan hadits tersebut, meskipun secara hukum asal shalat yang dilakukan sudah sah karena status musafir, meninggalkan shalat berjamaah saat berada di masjid berarti meninggalkan sebuah sunnah. Jika seseorang memperkirakan masih akan berada di masjid pada waktu shalat berikutnya, sebaiknya shalat tidak perlu dijamak agar ia dapat merasakan keutamaan shalat berjamaah bersama imam. Apabila saat sedang melakukan sai kemudian shalat berjamaah dimulai, tindakan yang paling utama adalah menghentikan sai sejenak untuk mengikuti imam demi menjaga persatuan dengan jamaah masjid.

Pada akhirnya, ibadah umrah bukan sekadar menuntaskan rangkaian rukun, melainkan juga melatih kepekaan kita terhadap lingkungan dan kebersamaan kaum muslimin. Di Wipa Tour, kami senantiasa mengedukasi jamaah untuk tidak hanya fokus pada rukhsah pribadi, tetapi juga mengutamakan adab di rumah Allah agar terhindar dari fitnah dan meraih pahala yang lebih sempurna. Mari jalani ibadah umrah yang penuh ilmu dan ketenangan bersama asatidzah kami yang siap membimbing Anda di setiap situasi lapangan. Segera konsultasikan rencana perjalanan suci Anda bersama Wipa Tour, travel amanah yang mengedepankan bimbingan sesuai Sunnah dan kenyamanan jamaah.

Chat Dengan Kami
built with : https://erahajj.co.id